Bakteri Pada Tinja Orang Sehat Bisa Bantu Obati Diabetes, Ini Temuan Peneliti!

Peneliti menemukan bakteri pada tinja orang sehat bisa membantu mengobati diabetes.

Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Bakteri Pada Tinja Orang Sehat Bisa Bantu Obati Diabetes, Ini Temuan Peneliti!

Bakteri Pada Tinja Orang Sehat Bisa Bantu Obati Diabetes, Ini Temuan Peneliti!

himedik.com - Sebuah penelitian baru menemukan kotoran atau tinja orang sehat bisa membantu mengobati diabetes. Sebuah eksperimen menemukan organisme mikroskopis yang ditransplantasikan ke tikus mampu menghentikan perkembangan penyakit diabetes.

Teknik ini mungkin bisa menggantikan suntikan insulin untuk penderita diabetes. Teknik juga melibatkan rekayasa bakteri E.coli dari sampel tinja.

Selain diabetes, metode pengobatan dari kotoran ini berpotensi mengatasi berbagai masalah kesehatan usus, mulai dari obesitas hingga IBS (sindrom iritasi usus).

Profesor Amir Zarrinpar dari University of California, San Diego, mengatakan Mikrobioma usus sangat dinamis dan terus berubah, sehingga membuat segalanya lebih sulit bagi bakteri non-asli.

Para ilmuwan telah lama mencoba memasukkan bakteri rekayasa genetik ke dalam usus untuk mengobati penyakit.

Ilustrasi diabetes. (Pexels/NataliyaVaitkevich)
Ilustrasi diabetes. (Pexels/NataliyaVaitkevich)

Sebelumnya, para ilmuwan fokus pada rekayasa strain laboratorium umum E. coli, yang tidak dapat bersaing dengan bakteri asli di usus.

"Ini sebuah tantangan bagi bakteri yang tidak pernah hidup di dalam tubuh mamalia, kemudian dimasukkan ke mikrobioma usus dengan semua kondisi yang belum bersahabat. Sedangkan, bakteri ini diarahkan untuk mencegah penyerbu bakteri," jelas Amir, dikutip dari News Week.

Tim AS mengumpulkan E. coli dari mikrobioma usus manusia dan tikus. Mereka kemudian menambahkan protein BSH (hidrolase garam empedu). Bakteri ini menjadi lebih kuat dan mampu bertahan hidup lebih lama di usus.

Mereka mengatakan E. coli ini bisa mengambil gen patogen dan menyebabkan penyakit. Menurut mereka, bakteri ini dapat mengobati penyakit kronis dan bahkan menyembuhkan beberapa kondisi medis.

Studi yang diterbitkan di jurnal Cell juga menunjukkan bakteri ini mampu memengaruhi perkembangan diabetes secara positif pada tikus laboratorium.

Baca Juga: Minum Jus Apel Bisa Bantu Memperbesar Ukuran Penis, Benarkah?

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB