Kanker Tenggorokan dan Amandel Berkaitan Erat dengan Seks Oral, Waspadai Dampaknya!

Seks oral dapat meningkatkan risiko kanker orofaring.

Rosiana Chozanah
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 06:00 WIB
Kanker Tenggorokan dan Amandel Berkaitan Erat dengan Seks Oral, Waspadai Dampaknya!

Kanker Tenggorokan dan Amandel Berkaitan Erat dengan Seks Oral, Waspadai Dampaknya!

himedik.com - Ahli patologi memperingatkan bahwa seks oral dapat meningkatkan risiko kanker orofaring, yang memengaruhi amandel dan tenggorokan.

Data terbaru menunjukkan bahwa seks oral memiliki hubungan yang sangat kuat dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV).

Kurangnya kesadaran umum seputar kanker orofaring membuat para ahli kesehatan mulut khawatir kasus akan semakin meningkat.

Salah satu jenis kanker orofaring yang umum adalah karsinoma sel skuamosa (KSS) orofaring, yang seringnya disebabkan oleh dua hal, yakni rokok dan minum alkohol berlebihan, atau infeksi oral HPV.

"Sebagian besar pasien yang menderita kanker orofaring, yang disebabkan HPV, relatif muda dan benar-benar sehat. Mereka umumnya bukan perokok atau peminum," kata ahli patologi Onkologi Kepala dan Leher dari Australia, Ruta Gupta.

Penyebab tenggorokan terasa panas dan cara meredakannyaI. (freepik)
Ilustrasi sakit tenggorokan (freepik)

Gejala utama KSS adalah sakit tenggorokan yang tidak mereda seiring waktu.

Seiring kanker berkembang, semakin membesa juga benjolan di tenggorokan, yang disertai timbulnya bisul dan abses.

"Aturan praktisnya adalah jika Anda melihat sesuatu yang tidak hilang dalam dua minggu, itu harus diperiksa," imbuh Spesialis Pengobatan Mulut, Amanda Phoon Nguyen, dilansir New York Post.

Tanda lainnya dari KSS adalah kesulitan menelan, nyeri, maag yang tidak kunjung sembuh, hingga kelenjar getah bening bengkak.

Tidak seperti kanker terkait HPV lainnya, tidak ada skrining untuk kanker orofaring.

Baca Juga: Seks Oral Tetap Bisa Menularkan IMS Berbahaya, Salah Satunya HPV

Jadi, deteksi KSS sepenuhnya bergantung pada kesadaran masyarakat dan pemeriksaan rutin dengan dokter. Jika benjolan terdeteksi, ini dapat dibiopsi dan diperiksa apakah ada bukti sel kanker.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB