Pria

Olahraga Teratur, Pria Bisa Bertahan 2 Kali Lebih Lama di Ranjang

Sempatkan waktu untuk olahraga dalam minggu ini ya.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere

Ilustrasi bercinta. (Istockphoto)
Ilustrasi bercinta. (Istockphoto)

Himedik.com - Olahraga secara teratur bisa membuat pria bertahan dua kali lebih lama di ranjang, sebuah studi mengatakan.

Dilansir dari dailymail, mereka yang jogging, bersepeda atau mengangkat beban selama 40 menit setiap hari akan bertahan rata-rata sekitar lima menit 30 detik.

Sebagai perbandingan, pria yang berjalan kurang dari 30 menit seminggu, rata-rata tiga menit, dengan satu kali ejakulasi hanya dalam waktu 20 detik.

Peneliti Turki menemukan ejakulasi dini lebih sering terjadi pada mereka yang kurang bergerak.

''Dapat diasumsikan bahwa aktivitas fisik secara teratur mungkin efektif dalam memperoleh kehidupan seksual yang lebih berkualitas,'' kata Dr Yildiray Yildiz, pemimpin penelitian.

Hampir 250 peserta dibagi menjadi dua kelompok, berdasarkan seberapa banyak latihan yang biasanya mereka ambil.

Ilustrasi bercinta. (shutterstock.com)
Ilustrasi bercinta. (shutterstock.com)

 

Para responden berusia 18 - 45 tahun, dari asal etnis yang sama, lokasi yang sama. Kegiatan bercinta mereka pun dipantau selama setidaknya enam bulan.

Peserta dan pasangannya menggunakan stopwatch setiap kali bercinta, mulai dari saat penetrasi vagina sampai ejakulasi semen.

Dari kelompok pria yang berolahraga secara teratur, tiga perempat (76 persen) merasa benar-benar puas.

Angka ini turun menjadi 56 persen pada kelompok pria yang tidak aktif olahraga, menurut penelitian yang telah dipublikasikan di Urology Journal.

Dari analisis ini juga ditemukan pria yang olahraga tidak mengalami ejakulasi dini. Namun 27 persen mereka yang tidak olahraga mengalami ejakulasi dini.

Ilustrasi bercinta. (kezia-noble.com)
Ilustrasi bercinta. (kezia-noble.com)

 

Pria yang olahraga bertahan selama 2 hingga 25 menit, sedangkan mereka yang tidak olahraga hanya berlangsung dari 20 detik hingga tujuh menit 50 detik.

The International Society of Sexual Medicine (ISSM) mendefinisikan ejakulasi dini terjadi dalam satu menit penetrasi.

NHS mengatakan ejakulasi dini terbagi dalam dua jenis - primer dan sekunder.

Penyebab ejakulasi dini primer sering bersifat psikologis, seperti mengalami pengalaman seksual traumatis pada usia dini.

Ejakulasi dini sekunder dapat disebabkan oleh faktor psikologis dan fisik serta telah dikaitkan dengan minum terlalu banyak alkohol.

Kondisi tersebut, kata para ahli, menyebabkan stres, ketidaknyamanan, kesusahan dan bahkan penghindaran hubungan seksual.

Sejumlah penelitian ilmiah lainnya juga telah menyelidiki hubungan antara disfungsi ereksi dan olahraga.

Para peneliti dari New England Research Institutes, Massachusetts pada tahun 2000 menemukan mereka yang olahraga kurang dari 200 kalori sehari telah dikaitkan dengan disfungsi ereksi.

Risiko disfungsi ereksi dilaporkan menurun 70 persen pada mereka yang meningkatkan aktivitas fisik secara teratur dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Berita Terkait

Berita Terkini