Tukang Bunuh Anjing, Pria Ini Bagikan Kisah Sedih di Balik Kematian Anaknya

Curhatannya memilukan.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yuliana Sere
Jum'at, 08 Maret 2019 | 13:00 WIB
Tukang Bunuh Anjing, Pria Ini Bagikan Kisah Sedih di Balik Kematian Anaknya

Tukang Bunuh Anjing, Pria Ini Bagikan Kisah Sedih di Balik Kematian Anaknya

himedik.com - Seorang pria membagikan kisah pilu bayinya meninggal. Kematian anaknya itu diduga kuat berhubungan dengan dirinya yang pernah bekerja sebagai tukang bunuh anjing.

Pria itu menggambarkan bagaimana ia dan mantan rekannya telah membunuh anjing-anjing yang tidak bersalah secara tidak manusiawi dan bagaimana bayinya harus membayar dosa besar itu.

Melansir dari World of Buzz, sebuah postingan baru-baru ini telah beredar. Unggahan itu diduga ditulis oleh seorang mantan anggota dewan kota dan jadi viral di media sosial.

Berdasarkan postingan tersebut, ruang lingkup pekerjaan pria itu adalah menangkap kucing dan anjing liar setiap kali mereka menerima keluhan dari anggota masyarakat.

Namun, pekerjaan itu telah berdampak negatif dalam hidupnya, yakni sejak dia mulai bekerja di dewan kota dua tahun lalu.

Melansir dari akun Facebook, @Sivaneswaran Subramaniam, tertulis, ''Semuanya berawal ketika bayi saya lahir dengan cacat. Sulit bagiku untuk menerima. Kondisi pernapasan anak saya mirip dengan anjing yang saya tangkap.''

''Saya mengikat dan menggantung anjing-anjing itu sampai mereka mati dengan mata melotot. Kami juga memukul mereka dengan tongkat sampai mereka mati.''

Anjing-anjing liar yang terbunuh.. (Facebook/Sivaneswaran Subramaniam)
Anjing-anjing liar yang terbunuh.. (Facebook/Sivaneswaran Subramaniam)

''Mereka menderita kesakitan, tetapi kami terus memukul mereka tanpa ampun. Saya hanya mengikuti perintah dan harus melakukannya walaupun itu sulit bagi saya.''

''Istri saya pingsan setelah melihat anak kami karena ada lubang di leher bayi itu. Kondisi bayi saya sangat kritis dan menderita selama delapan bulan dengan lubang jarum di seluruh tubuhnya.''

''Bisakah Anda bayangkan busa keluar dari mulut dan suara anak saya seperti orang tercekik? Saya ingat bagaimana kami tidak membiarkan anak-anak anjing hidup, bahkan anak-anak anjing berumur 2 hari pun terbunuh.''

Baca Juga: Dokter Keluarkan 40 Benda Logam dari Perut Pria Ini, Ada Magnet hingga Koin

''Saya menyesali tindakan saya tetapi Tuhan telah mengambil anak saya setelah delapan bulan menderita. Kita harus berhenti berbohong kepada publik bahwa anjing-anjing itu dikirim ke hutan.''

''Itu semua bohong! Saya lebih suka menganggur seperti sekarang daripada membunuh anjing setiap Jumat pagi,'' tulisnya.

Pria itu mengakhiri tulisannya dengan mendesak mantan rekannya yang masih bekerja di departemen untuk mencari pekerjaan lain dan berhenti sebelum terlambat.

Banyak warganet yang merasa sedih ketika membaca tulisannya dan banyak yang mendukung keputusan pria itu untuk berhenti dari pekerjaannya.

Postingan ini telah dibagikan sebanyak 12 ribu kali dan mendapat 3400 komentar.

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB