Pria

Tragis, Pria Ini Meninggal Akibat Vape Meledak di Wajahnya

Pecahan vape bahkan merusak arteri karotis di lehernya.

Dinar Surya Oktarini | Yuliana Sere

Rokok elektrik. (pixabay/sarahjohnson1)
Rokok elektrik. (pixabay/sarahjohnson1)

Himedik.com - Seorang pria meninggal akibat vape miliknya meledak di wajahnya.

William Brown menderita cedera parah setelah vape meledak di wajah ketika dia menggunakannya di sebuah toko rokok elektronik di dekat Keller, Texas, AS.

Melansir dari worldofbuzz, ledakan itu membuat pecahan logam mengenai wajah dan leher pria berusia 24 tahun itu.

Brown dirawat di rumah sakit selama dua hari sebelum dinyatakan meninggal pada 29 Januari 2019.

Para ahli medis mencatat kematian pemuda itu sebagai stroke setelah arteri karotis di lehernya terputus oleh pecahan akibat ledakan.

Tidak hanya itu, ledakan tersebut juga memengaruhi tengkoraknya. Kematian Brown tentu akan menjadi kenyataan pahit bagi keluarganya.

Ayahnya, Steve Brown akan mengatakan bahwa William sebenarnya anak yang manis dan mereka selalu bekerja sama. Padahal, ulang tahun Brown hanya dua minggu lagi, sementara ayahnya, menjelaskan William adalah anak yang paling dirindukan.

Sebagai informasi, rokok elektrik juga menyimpan bahaya. "Lebih aman tidak sama dengan aman," kata Brian King, wakil direktur untuk terjemahan penelitian tentang Merokok dan Kesehatan, dikutip dari WebMD.

"Studi menunjukkan nikotin lebih membuat ketagihan daripada heroin dan kokain. Dan ada semakin banyak bukti bahwa nikotin dapat membahayakan otak remaja yang sedang berkembang," tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini