Mengaku Tak Takut Virus Corona, Pria di Iran Jilati Dinding Tempat Suci

"Aku tidak peduli apa yang terjadi". Sedangkan yang lainnya mengatakan, "aku tidak takut dengan corona".

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Selasa, 03 Maret 2020 | 17:30 WIB
Mengaku Tak Takut Virus Corona, Pria di Iran Jilati Dinding Tempat Suci

Mengaku Tak Takut Virus Corona, Pria di Iran Jilati Dinding Tempat Suci

himedik.com - Virus corona yang menyebabkan infeksi Covid-19 sudah terdeteksi di Indonesia dan di beberapa negara lainnya, termasuk Iran.

Sementara banyak masyarakat yang melakukan berbagai cara untuk melindungi diri dari infeksi, beberapa warga Iran justru melakukan aksi ekstrem.

Berdasarkan Ladbible.com, aksi tersebut dilakukan sebagai bukti bahwa mereka sama sekali tidak takut pada penularan virus penyebab masalah pernapasan ini.

"Aku tidak peduli apa yang terjadi," ujar salah satu lelaki dalam sebuah video yang dibagikan oleh reporter bernama Masih Alinejad di Twitter, Sabtu (29/2/2020).

"Aku tidak takut dengan corona," kata lelaki yang lain sambil menjilati serta mencium dinding tempat suci Syiah yang berada di Masyhad.

Pria menjilat dinding tempat suci di Qom (Twitter/Misah Alinejad)
Pria menjilat dinding tempat suci di Qom (Twitter/Misah Alinejad)

Inilah yang mendasari Alinejad untuk mendesak pemerintah setempat untuk menutup situs-situs keaagamaan di sana untuk sementara.

"Sementara kota Qom adalah pusat dari #CoronaVirus di Iran, pihak berwenang menolak untuk menutup tempat-tempat keagamaan di sana. Orang-orang pro-rezim ini menjilati tepat suci & mengajak orang untuk mengunjungi mereka. Otoritas Iran membahayakan kehidupan orang Iran & dunia," cuit Alinejad.

Dalam cuitan lain ia meminta dukungan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), untuk mengecam orang-orang dalam rekaman yang mendorong anak-anak untuk ikut 'menjilat virus corona' yang memenuhi tempat suci.

Pria menjilat dinding tempat suci di Qom (Twitter/Misah Alinejad)
anak menjilat dinding tempat suci di Qom (Twitter/Misah Alinejad)

"Otoritas Iran masih dengan tegas menolak untuk menutup situs-situs keagamaan ini. Virus ini mendatangkan malapetaka di seluruh negeri," cuitnya.

Beberapa orang memang percaya situs suci Qom adalah tempat penyembuhan, yang artinya menyentuh atau bahkan mencium tempat itu adalah praktik umum bagi peziarah.

Baca Juga: Sembuh dari Corona Covid-19, Nenek 98 Tahun asal Wuhan Dipulangkan

Namun, masyarakat Iran lain juga merasa khawatir wabah ini tidak dianggap cukup serius, padahal kepala program darurat WHO, Mike Ryan, telah memeringatkan dampak virus di Iran bisa lebih buruk daripada yang disadari beberapa orang.

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB