Setelah Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Pria Ini Menderita Stroke!

Seorang pria menderita stroke hingga kesulitan berbicara setelah suntik vaksin Johnson & Johnson.

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Selasa, 20 April 2021 | 17:00 WIB
Setelah Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Pria Ini Menderita Stroke!

Setelah Suntik Vaksin Johnson & Johnson, Pria Ini Menderita Stroke!

himedik.com - Seorang pria mengalami pembekuan darah setelah suntik vaksin Johnson & Johnson. Pihak keluarga mengatakan pria itu mengalami kelumpuhan di satu sisi wajahnya hingga tak bisa berbicara diduga karena vaksin Covid-19.

Pria bernama Brad Malagarie, dari St. Martin Mississippi itu menderita stroke setelah minggu lalu menerima satu kali suntikan vaksin Covid-19. Sehingga, keluarga berpikir bahwa kondisi itu dipengaruhi oleh suntikan vaksin Johnson & Johnson.

"Keluarga pasien menelepon saya dan mengatakan bahwa Brad baru saja suntik vaksin minggu lalu. Jadi, kami berpikir bahwa kondisinya ini dipengaruhi oleh suntikan tersebut sehingga Brad menderita stroke," kata Bibi Brad, Celeste Foster O'Keefe dikutip dari Fox News.

Saat mengalami kelumpuhan di satu sisi tubuhnya, ayah 7 anak ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Dokter pun mendiagnosis Brad menderita stroke akibat pembekuan darah di otaknya.

Bibi Brad pun bertekad untuk memberi tahu dokter bahwa keponakannya itu baru saja suntik vaksin Johnson & Johnson. Karena, ia cukup yakin bahwa stroke yang dialami keponakannya disebabkan oleh vaksin Covid-19.

Ilustrasi stroke (shutterstock)
Ilustrasi stroke (shutterstock)

Celeste Foster juga menceritakan bahwa keponakannya adalah sosok yang masih muda dan sehat. Tapi sekarang, Brad harus minum obat untuk tekanan darah tinggi.

"Sekarang, kondisi ini sudah lumpuh di seluruh sisi kanan tubuhnya. Dia tidak bisa bicara dan tidak bisa berjalan. Dia masih paham dengan keberadaan kami, tetapi dia hanya bisa melihat kami dan menangis," kata Celeste Foster.

Sayangnya, dokter belum tahu lamanya waktu yang dibutuhkan Brad untuk pulih seperti semula. Sedangkan, keluarga ingin Brad bisa berkomunikasi, berjalan dan berbicara lagi meskipun nantinya juga tidak akan kembali sempurna.

Sebelumnya, penggunaan vaksin Johnson & Johnson sempat harus dotunda karena berkaitan dengan kasus 6 wanita usia 18 dan 48 tahun mengalami pembekuan darah setelah suntik.

Bahkan kasus pembekuan darah terkait suntikan vaksin Johnson & Johnson itu masih terus bertambah sampai sekarang. Meskipun belum jelas hubungan keduanya, tapi ini perlu menjadi pertimbangan.

Baca Juga: Dukung Asupan Serat Pangan Inulin Anak saat Puasa dengan Morinaga Chil*Go!

"CDC dan FDA bekerja cepat untuk menyelidiki setiap kasus pembekuan darah langka dan hubungannya dengan suntikan vaksin Covid-19," kata direktur CDC Dr. Rochelle Walensky.

×
Zoomed
TERKINI
Ada beberapa penyebab kelumpuhan wajah yang perlu Anda ketahui dan waspadai....
pria | 08:00 WIB
Sebelum terjadi saraf kejepit, solusi terbaik melakukan pencegahan....
pria | 07:00 WIB
Ketika kandung kemih terasa penuh dan sudah muncul keinginan buang air kecil, maka sebaiknya segera ke kamar mandi...
pria | 07:00 WIB
Benarkah konsumsi telur dapat meningkatkan risiko mengembangkan bentuk kanker prostat?...
pria | 09:24 WIB
Bahkan kandungannya lebih tinggi tiga kali lipat dibanding testis hewan dan plasenta manusia....
pria | 10:55 WIB