Dinilai Bisa Turunkan Kolesterol, Ibu Hamil Justru Dilarang Ngemil Keripik

Berbagai jenis keripik yang dianggap mampu turunkan kolesterol justru tidak baik dikonsumsi ibu hamil karena berpengaruh pada kondisi janin.

Agung Pratnyawan | Shevinna Putti Anggraeni
Senin, 27 Mei 2019 | 14:00 WIB
Dinilai Bisa Turunkan Kolesterol, Ibu Hamil Justru Dilarang Ngemil Keripik

Dinilai Bisa Turunkan Kolesterol, Ibu Hamil Justru Dilarang Ngemil Keripik

himedik.com - Ada banyak jenis keripik yang enak dijadikan cemilan santai. Tetapi, khusus ibu hamil justru tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi keripik selama masa kehamilan.

Makanan ringan yang banyak disukai orang ini sebaiknya tidak dikonsumsi wanita hamil demi menjaga kesehatannya sendiri dan bayi dalam kandungan.

Sebuah penelitian dilansir dari mirror.co.uk, makan terlalu banyak keripik selama kehamilan dapat menimbulkan efek negatif pada perkembangan bayi dalam perut.

Para ilmuwan menemukan keripik mengandung lemak omega 6 yang disebut asam linoleat yang sebelumnya dianggap bermanfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan kolesterol.

Sayangnya, peneliti kembali menemukan bahwa mengonsumsi asam linoleat yang terkandung dalam keripik terlalu banyak bisa menurunkan hormon yang mengatur pertumbuhan serta perkembangan janin.

Asam linoleat itu juga memengaruhi fungsi hati dan meningkatkan protein yang menyebabkan kontraksi rahim.

Ilustrasi ibu hamil menjalani kehamilan trimester pertama.
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

 

"Penting bagi wanita hamil mempertimbangkan untuk diet makan keripik selama masa kehamilan. Penelitian kami itu juga sebagai contoh lain bahwa terlalu banyak mengonsumsi berbagai jenis nutrisi bisa berdampak buruk pada kesehatan wanita hamil," kata Dr Deanne Skelly dari Griffith University.

Tim peneliti dari Griffith University di Australia telah membuktikan fakta ini dengan memberi makan tikus tanpa kandungan asam linoleat selama 10 minggu dan mengawinkan mereka.

Efeknya, diet makanan yang mengandung asam linoleat sangat memberi pengaruh positif pada kehamilan dan perkembangan keturunan mereka.

Baca Juga: Studi Terbaru: Suplemen Makanan dan Vitamin Tidak Berefek pada Kesehatan

Para peneliti juga menemukan konsumsi makanan yang mengandung asam linoleat juga memengaruhi jumlah peluang memiliki keturunan laki-laki.

Namun, para peneliti masih perlu melakukan riset lebih dalam guna mengetahui seberapa besar asam linoleat ini memengaruhi kehamilan dan keturunan manusia.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB