Waspada, Gila Kerja Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental lho!

Studi menunjukkan kecanduan kerja umum dialami wanita.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Rabu, 24 Februari 2021 | 07:00 WIB
Waspada, Gila Kerja Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental lho!

Waspada, Gila Kerja Berdampak Buruk pada Kesehatan Mental lho!

himedik.com - Menjadi produktif memang bagus, tetapi jika sudah mencapai pada titik 'gila kerja', atau kecanduan kerja, justru berdampak buruk pada kesehatan mental.

Gila kerja merupakan kondisi klinis yang ditandai dengan minat obsesif dan kompulsif dalam bekerja. Umumnya orang ini juga bekerja lebih dari yang dibutuhkannya, baik di tempat kerja maupun karena kebutuhan finansial.

Karakterisrik lainnya, dilansir Neuroscience News, termasuk sangat memerhatikan kinerja di tempat kerja, pemikiran kaku, dan perfeksionis.

Orang yang berisiko kecanduan kerja sering kali memiliki harga diri rendah, mengalami keraguan tentang kinerja mereka di tempat kerja, atau memiliki ciri kepribadian kompulsif yang obsesif.

Sebuah studi baru, yang menganalisis para pekerja di Prancis, menemukan tuntutan pekerjaan yang tinggi dan pekerja dengan tekanan besar seperti manajer yang memiliki tanggung jawab besar adalah faktor terbesar terhadap risiko gila kerja.

Ilustrasi gila kerja (Shutterstock)

Jika disertai dengan jam kerja yang lebih panjang dari yang dibutuhkan dan pendekatan obsesif terhadap pekerjaan, ada risiko lebih besar dalam mengembangkan kondisi ini.

Studi menunjukkan wanita cenderung lebih berisiko menjadi gila kerja daripada pria, tetapi penyebabnya belum jelas.

Sama halnya dengan pekerja yang depresi, mereka juga lebih mungkin kecanduan kerja daripada pekerja yang tidak memiliki masalah kesehatan mental.

Faktor risiko tinggi dari kecanduan kerja adalah kualitas tidur buruk, tingkat stres tinggi, dan tingkat kesejahteraan hidup yang lebih rendah secara keseluruhan.

Meski ukuran sampel penelitian ini kecil, studi-studi sebelumnya juga menunjukkan bahwa gila kerja dikaitkan dengan depresi, gangguan tidur, dan kesehatan mental yang buruk.

Baca Juga: Jangan Bangun Kesiangan, Cuaca di Pagi Hari Bisa Pengaruhi Mood Bekerja

×
Zoomed
TERKINI
Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mengetahui menstruasi normal atau tidak....
wanita | 08:00 WIB
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB