Wanita

Ketahui Tanda Kehamilan yang Jarang Diperhatikan, Salah Satunya Sembelit

Ada tanda kehamilan selain mual dan tertundanya menstruasi, apa saja?

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah

Ilustrasi hamil (unsplash)
Ilustrasi hamil (unsplash)

Himedik.com - Sebagian besar wanita sudah tahu bahwa tanda kehamilan awal umum adalah menstruasi yang terlewat, nyeri payudara, dan mual. Tetapi, ada gejala lain jarang wanita ketahui.

Obgyn dari Pusat Kesuburan Reproduksi di Hollywood, AS, Ellen Goldstein, mengatakan kebanyakan wanita akan mengalami gejala antara enam hingga 14 minggi. Namun, munculnya mungkin paling cepat seminggu setelah pembuahan.

Selain gejala di atas, berikut beberapa gejala lain yang biasanya tidak disadari wanita, dilansir Insider:

1. Tiba-tiba mengidam makanan tertentu

Diperkirakan 50 hingga 90 persen wanita hamil mengidam makanan tertentu. Umumnya ini muncul selama trimester pertama dan puncak intensitasnya selama trimester kedua.

Kemungkinan ini disebabkan oleh estrogen dan progresteron yang terus meningkat untuk membantu pertumbuhan bayi.

Ibu Hamil (Envato)
Ibu Hamil (Envato)

2. Lebih sering buang air kecil

Ada beberapa faktor penyebabnya, yakni penekanan pada kandung kemih akibat perut yang makin membesar dan hormon kehamilan yang meningkatkan aliran darah ke kandung kemih sehingga membuat sang ibu sering buang air kecil.

3. Kram perut

Beberapa orang mengalami kram perut selama trimester pertama. Menurut Goldstein, kram perut di awal kehamilan biasanya disebabkan oleh rahim yang membesar, yang memaksa otot dan ligamen yang menopangnya untuk meregang.

4. Sembelit

Sembelit lebih sering terjadi di akhir kehamilan, tetapi masih bisa menjadi masalah sejak dini. Goldstein menyarankan untuk mencoba pelunak feses dan meningkatkan asupan serat larut.

5. Penurunan tekanan darah

Tekanan darah dapat menurun selama trimester pertama atau kedua. Terkadang, ini terjadi akibat peningkatan progesteron melepaskan dinding pembuluh darah.

Berita Terkait

Berita Terkini

wanita

Vagina Terasa Kendur? Ini Penyebabnya

Umumnya, kulit akan kehilangan kelembapan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Hal yang sama juga dapat terjadi pada vulva dan dinding vagina.