Anak

Seorang Psikolog Ungkap Cara Menjadi Orangtua yang Baik bagi Remaja

Dengarkan dan pahami mereka.

Rauhanda Riyantama | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi menjadi orangtua yang baik. (pixabay/skeeze)
Ilustrasi menjadi orangtua yang baik. (pixabay/skeeze)

Himedik.com - Beberapa orangtua memegang kendali penuh atas anak-anaknya. Di lain sisi, anak merasa terkekang dan tak nyaman dengan perlakuan orangtuanya yang seperti ini.

Sebagian anak memilih memberontak dan beberapa lainnya memilih diam, tapi menunjukkan kepribadian yang berbeda di belakang orangtuanya. Tentunya hal itu sangat berbahaya. Anak bisa menjadi hilang kendali dan terjerumus pada hal-hal yang tak diinginkan.

Melansir dari WebMD, seorang psikolog bernama Leslie Becker-Phelps, PhD., pernah mendengarkan cerita dari seorang pekerja sosial yang berpengalaman, Scott Hull, yang menjelaskan kepada orangtua bahwa jika mereka tidak dapat mengendalikan anak remajanya, mereka dapat memberikan pengaruh.

Sayangnya, orang tua sering terjebak dalam pertengkaran yang sama berulang, di mana mereka dan sang anak bersaing untuk saling mengontrol. Berikut beberapa hal yang disarankan untuk menjadi orangtua yang baik bagi anak.

Dengarkan

Jika anak merasa didengarkan dan diakui, mereka akan lebih terbuka untuk mendengarkan saran orangtua.

Kenali diri sendiri

Dengan menjadi sadar diri, orangtua juga dapat tetap memperhatikan kekuatan dan keterbatasannya, menjadikannya lebih mungkin bagi anak remajanya untuk merespons secara positif.

Ilustrasi menghabiskan waktu bersama anak. (pixabay/MabelAmber)
Ilustrasi menjadi orangtua yang baik. (pixabay/MabelAmber)

 

Menyesuaikan diri

Daripada mencoba mengendalikan apa yang akan terjadi, lebih baik orangtua terus membimbing dan bekerja sama dengan anak-anaknya. Dengarkan keinginan mereka untuk memiliki lebih banyak kebebasan dan bermain bersama teman-temannya sambil tetap memegang teguh aturan rumah.

Tentukan konsekuensi yang akan Anda bebankan jika mereka melanggar aturan itu.

Bertanggung jawablah

Sangat mudah untuk terjebak dalam penilaian buruk atau perilaku bermasalah anak sehingga Anda lupa untuk mengawasi respons dan perjuangan Anda sendiri. Tugas Anda adalah mencintai anak apa adanya, memberikan bimbingan terbaik sebisa mungkin, dan mendukung mereka ketika butuh bantuan.

Orangtua memang berhak atas anak-anaknya, tapi terlalu mengendalikan anak juga tidak baik untuk perkembangannya. Jadi, cobalah menjadi orangtua yang baik bagi mereka.

Berita Terkait

Berita Terkini