Info

Alami Perubahan Berat Badan Usai Menikah? Ini Penjelasannya

Nyatanya, sebuah pernikahan dapat memengaruhi berat badan, baik itu naik atau justru menurun.

Rauhanda Riyantama

Ilustrasi pernikahan bahagia. (pixabay)
Ilustrasi pernikahan bahagia. (pixabay)

Himedik.com - Mungkin di antara kalian banyak yang merasa mengalami perubahan berat badan setelah menikah. Jika iya, hal ini ada penjelasannya secara ilmiah.

Terbaru, ada sebuah penelitian yang menyebut bahwa 3 dari 4 orang di Amerika atau sekitar 79 persen mengalami kenaikan berat badan setelah menikah. Penelitian yang dilakukan terhadap 2.000 orang ini menemukan bahwa rata-rata kenaikan berat badan pasangan usai menikah mulai dari 7-16 kilogram.

Yang menarik, persentase laki-laki mengalami kenaikan berat badan lebih besar yakni 69 persen. Sedangkan perempuan hanya 45 persen. Menurut hasil penelitian yang dilakukan Jenny Craig dan tim, kenaikan berat badan umumnya disebabkan karena peningkatan selera makan setelah menjalani pernikahan.

"Selain itu, usai menikah pasangan menjadi lebih sering memasak makanan di rumah atau memesannya di restoran," kata Jenny Craig.

Rata-rata peneliti menemukan peningkatan berat badan pada usia satu tahun pernikahan. Sekitar 57 persen responden mengakui peningkatan berat badan setelah satu tahun menikah. Tercatat sebesar 7.7 kilogram pada lelaki dan 5.8 kilogram pada perempuan.

"Lima tahun pernikahan adalah fase paling sering orang mengalami berat badan terbanyak. Setelah menikah mereka mengakui kurang memperhatikan tubuh mereka sendiri," jelas Jenny Craig.

Menjalin hubungan yang harmonis, (pixabay)
Menjalin hubungan yang harmonis, (pixabay)

 

Meski demikian, tak sedikit pula responden yang mengakui bahwa menikah membuat mereka lebih sehat. Sekitar 55 persen responden mengalami penurunan berat badan rata-rata 7.25 kilogram setelah satu tahun pernikahan.

Sebanyak 52 persen responden mengatakan mereka lebih sering berolahraga dengan pasangannya, 60 persen responden mulai makan sehat dengan pasangannya setelah menikah, dan 40 persen responden melakukan keduanya.

Manfaatnya tidak berhenti pada penurunan berat badan saja. Pasangan yang berolahraga dan makan sehat bersama juga berpeluang dua kali lebih mungkin untuk merasa selalu bahagia dalam hubungan mereka daripada mereka yang tidak.

Sementara itu, Dr. Pamela Peeke, seorang asisten profesor klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland mengatakan bahwa hubungan yang positif dengan pasangan memengaruhi hasil kesehatan mereka.

"Data ini merupakan indikator yang jelas bahwa pasangan yang mendukung satu sama lain untuk menjalani gaya hidup sehat dapat memetik manfaat kebahagiaan bersama juga," pungkas Dr. Pamela Peeke. 

Artikel terkait dimuat Suara.com dengan judul: Ini Alasan Banyak Pasangan Semakin Gemuk Usai Menikah

Berita Terkait

Berita Terkini