Gampang Tidur Saat Malam Hari? Jangan Abaikan Kondisi Ini

Mudah tidur saat malam? Bisa jadi kamu alami ini.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere
Senin, 29 Oktober 2018 | 12:48 WIB
Gampang Tidur Saat Malam Hari? Jangan Abaikan Kondisi Ini

Gampang Tidur Saat Malam Hari? Jangan Abaikan Kondisi Ini

himedik.com - Sebagian orang gampang tertidur saat malam hari bahkan ketika tidak merasa lelah. Jika kamu salah satu yang mengalami kondisi ini maka jangan anggap sepele.

Kondisi gampang tertidur saat malam hari dikenal dengan istilah mesograde amnesia. Ini terjadi karena semburan aktivitas di hippocampus otak saat membuat dan menyimpan sebuah memori.

Dilansir dari Self, satu-satunya cara untuk mengukur secara akurat saat tertidur adalah dengan menggunakan electroencephalogram (EEG) untuk memonitor aktivitas otak.

Jika kamu benar-benar tertidur dalam sekejap mata, itu berarti ada yang salah dengan kesehatanmu, meskipun itu bisa menjadi tanda kurang tidur.

Menuru Dokter Andrew Varga, seorang dokter spesialis tidur, mereka yang tidak memiliki masalah tidur harus tertidur dalam waktu 20 menit. Jika sering membutuhkan waktu lebih lama dari itu maka kamu bisa mengalami insomnia.

Brandon Peters, M.D., ahli saraf dan spesialis pengobatan tidur bersertifikat menambahkan ada juga peringatan yang harus kamu perhatikan di sini.

Katakanlah kamu secara teratur tidak mendapatkan tujuh sampai sembilan jam tidur yang direkomendasikan setiap malam, dan kamu langsung tertidur. Ini berarti kamu kurang tidur.

Jika kamu tidak mendapatkan cukup jam tidur untuk memenuhi kebutuhan tidurmu, kamu akan tertidur lebih cepat. Selain itu, jangan juga mengabaikan rasa kantuk di siang hari.

Masalah kesehatan seperti sleep apnea dan narkolepsi juga dapat menyebabkan kantuk di siang hari yang berlebihan, kata Dr. Peters.

Uji Multiple Sleep Latency (MSLT) adalah salah satu cara mengukur kantuk di siang hari yang berlebihan. Menurut MSLT, jika seseorang membutuhkan nol sampai lima menit untuk tertidur saat siang hari, maka mereka sangat kurang tidur.

Baca Juga: Selain Ikan, Empat Makanan Ini Bisa Bikin Anak Lebih Cerdas

Narkolepsi ditandai dengan serangan tidur, yaitu ketika kantuk berlebihan datang entah dari mana dan dapat menyebabkan kamu tertidur seketika, menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke (NINDS).

Para ahli masih tidak mengerti apa yang menyebabkan narkolepsi. Salah satu teori adalah karena kadar hipokritin kimia yang rendah, yang terlibat dalam siklus tidurmu, Mayo Clinic menjelaskan.

Jadi, jika kamu khawatir akan kondisi ini, cobalah untuk tidur lebih banyak selama beberapa minggu dan lihat perbedaannya. Dan jika kamu memiliki gejala lain seperti kantuk berlebihan di siang hari atau mendengkur, segera bicarakan dengan dokter.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB