Info

Bahaya Tidur Lebih dari 8 Jam Atau Kurang dari 6 Jam Sehari

Sering balas dendam tidur saat weekend?

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere

Ilustrasi tidur. (Unsplash)
Ilustrasi tidur. (Unsplash)

Himedik.com - Di akhir pekan biasanya sejumlah orang menghabiskan banyak waktu untuk tidur. Alasan seperti kurang tidur biasanya menjadi prioritas.

Pembalasan waktu tidur seperti ini sebenarnya berisiko tinggi bagi masalah kesehatan jantung.

Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian di Akademi Ilmu Kedokteran China, China.

Penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal tersebut menguji data 116 ribu orang berusia antara 35 dan 70 dari 21 negara yang berbeda.

Data diuji selama 8 tahun. Peneliti mencatat ada 4381 kematian dan 4365 kematian akibat masalah kardiovaskular.

Periset mencatat jumlah waktu tidur yang terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa berdampak buruk bagi jantung serta kematian dini.

Sulit Tidur? Coba Dengar Jenis Musik Ini, Dijamin Langsung Nyenyak. (unsplash)
Sulit Tidur? Coba Dengar Jenis Musik Ini, Dijamin Langsung Nyenyak. (unsplash)

 

Mereka yang tidur lebih dari 8 jam memiliki risiko lebih tinggi untuk meninggal atau mengalami masalah jantung atau pembuluh darah di otak dibandingkan dengan mereka yang tidur selama antara 6 dan 8 jam.

Mereka yang tidur total delapan hingga sembilan jam sehari memiliki risiko lima persen lebih tinggi.

Sedangkan di atas 9 dan 10 jam sehari memiliki peningkatan risiko sebesar 17 persen, lebih dari 10 jam sehari memiliki risiko 41 persen.

''Studi kami menunjukkan durasi optimal perkiraan tidur adalah enam hingga delapan jam per hari untuk orang dewasa," kata penulis utama Chuangshi Wang, seorang mahasiswa PhD di McMaster dan Peking Union Medical College, Akademi Ilmu Kedokteran China, China.

Co-penulis Profesor Salim Yusuf, dari Universitas McMaster, Ontario, Kanada, menambahkan masyarakat umum harus memastikan mereka mendapatkan sekitar enam sampai delapan jam tidur sehari.

Di sisi lain, jika kamu tidur terlalu sering, katakanlah lebih dari sembilan jam sehari maka kamu mungkin akan lebih sering memeriksa kesehatanmu.

Berita Terkait

Berita Terkini