Merasa Emosional Saat Hendak Menyusui Anaknya, Wanita Ini Alami D-MER

Bahkan perasaan itu terlalu kuat hingga membuatnya menangis.

Vika Widiastuti
Selasa, 09 April 2019 | 18:30 WIB
Merasa Emosional Saat Hendak Menyusui Anaknya, Wanita Ini Alami D-MER

Merasa Emosional Saat Hendak Menyusui Anaknya, Wanita Ini Alami D-MER

himedik.com - Perasaan takut, rindu, dan cemas, itulah yang dirasakan Deena Tood saat menyusui putrinya, Isla. Bahkan perasaan itu terlalu kuat hingga membuatnya menangis. 

Deena berkata, dia merasakan itu pertama kali di rumah sakit, saat dirinya ingin menyusui putrinya untuk pertama kalinya.

"Awalnya saya hanya merasakan kerinduan yang sangat kuat," kata dia.

Kemudian perasaan takut yang intens muncul, kata Deena. Sulit untuk dijelaskan, tetapi orang-orang menggambarkannya seperti Deena baru saja membunuh seekor anjing keluarga.

Terkait kondisinya, perempuan berusia 31 tahun tersebut pernah berkonsultasi ke dokter dan dia dikatakan mengalami depresi pasca melahirkan. Namun, tak berhenti sampai di sana, Deena merasa kurang yakin terkait apa yang ia alami karena perasaan emosi yang kuat tersebut hanya muncul sesaat ketika dia akan menyusui, demikian dilansir dari Metro.

Deena pun mulai mencari informasi ini di internet. Dia pun menemukan sebuah kondisi yang dinamakan Discovered Dysphoric Milk Ejection Reflex atau yang juga dikenal sebagai D-MER.

Ibu menyusui (busui). (Shutterstock)
Ibu menyusui . (Shutterstock)

 

Kondisi ini merupakan anomali dari mekanisme pelepasan ASI pada perempuan menyusui, yang menyebabkan mereka merasakan perasaan disforia yang intens sesaat sebelum payudara mereka mengeluarkan susu karena fluktuasi hormon.

Kecurigaan Deena terhadap D-MER dikonfirmasi ketika dia menderita gejala yang sama persis setelah kelahiran anak keduanya, Koby, yang saat ini berusia delapan bulan.

Dia pun saat ini mulai berbicara mengenai kondisinya untuk meningkatkan kesadaran para perempuan akan D-MER, yang dia klaim hampir tidak pernah terdengar di kalangan medis Inggris.

Baca Juga: Ngeri! 4 Ekor Lebah Masuk ke Mata Wanita Ini dan Menjilati Air Matanya

"Ketika ASI Anda akan keluar, tubuh Anda seharusnya melepaskan hormon yang terasa enak untuk membangun ikatan dengan buah hati Anda, tetapi jika Anda memiliki D-MER, dopamin Anda turun, yang justru akan menyebabkan disforia," jelas dia.

Menurut sebuah penelitian di International Breastfeeding Journal, D-MER adalah perasaan yang tiba-tiba menurun atau emosional yang terjadi pada beberapa perempuan sesaat sebelum ASI keluar dan berlanjut tidak lebih dari beberapa menit.

Ilustrasi cemas. (pixabay/xusenru)
Ilustrasi cemas. (pixabay/xusenru)

 

"Perasaan negatif singkat ini terdiri dari berbagai hal, mulai dari kesedihan sampai membenci diri sendiri, dan tampaknya memiliki penyebab fisiologis," tulis para peneliti.

Mereka mengatakan bahwa penurunan dopamin yang tiba-tiba dapat terjadi ketika pelepasan ASI dipicu, menghasilkan defisit dopamin yang nyata atau relatif singkat untuk perempuan yang mengalaminya.

"Dopamin ikut terlibat karena menghambat prolaktin, yang merupakan penyebab ASI keluar. Agar kadar prolaktin naik untuk menghasilkan lebih banyak ASI, kadar dopamin harus turun," lanjut penelitian tersebut.

Ketika seorang ibu baru menderita D-MER, dopaminnya akan turun lebih cepat dari biasanya, yang menyebabkan perasaan negatif muncul. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB