Insomnia Berkaitan dengan Risiko Penyakit Jantung? Ini Kata Studi!

Simak kata studi tentang insomnia dan penyakit kardiovaskular!

Vika Widiastuti
Minggu, 25 Agustus 2019 | 18:00 WIB
Insomnia Berkaitan dengan Risiko Penyakit Jantung? Ini Kata Studi!

Insomnia Berkaitan dengan Risiko Penyakit Jantung? Ini Kata Studi!

himedik.com - Apakah kamu mengalami gangguan tidur atau insomnia, jika iya sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja. Melainkan ditangani agar tidur lebih berkualitas. 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Circulation bahkan menungkapkan insomnia berhubungan dengan risiko penyakit kardiovaskular. Benarkah?

Dilansir dari thehealthsite, orang yang menderita insomnia lebih mungkin mengalami penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke. Pengamatan dalam studi ini menemukan hubungan antara insomnia yang memengaruhi hingga 30 persen dari populasi umum, dan peningkatan risiko mengalami penyakit jantung dan stroke.

Namun, menurut penulis utama dalam studi ini, Susanna Larsson, studi observasional ini tidak bisa menentukan apakah insomnia merupakan penyebabnya.

Pada studi awal, Larsson dan seorang rekannya menerapkan pengacakan Mendelian, sebuah teknik yang menggunakan varian genetik yang terhubung dengan risiko potensial, seperti insomnia, untuk mengurangi bias dalam hasil.

Studi ini melibatkan 1,3 juta peserta dengan atau tanpa penyakit jantung dan stroke diambil dari empat studi dan kelompok publik.

Peneliti menemukan varian genetik untuk insomnia memiliki kemungkinan mengalami penyakit arteri koroner, gagal jantung, stroke iskemik, terutama stroke arteri besar, tetapi tidak pada atrial fibrilasi.

Ilustrasi serangan jantung. (Shutterstock)

 

"Penting untuk mengidentifikasi alasan yang mendasari insomnia dan mengobatinya," ungkap Larsson.

"Tidur adalah perilaku yang dapat diubah oleh kebiasaan baru dan menajemen stres," lanjutnya.

Baca Juga: Belajar dari Dian Sastro, Ketahui 5 Olahraga Terbaik untuk Anak Autis!

Menurutnya, keterbatasan dalam penelitian ini adalah bahwa hasilnya merepresentasikan hubungan varian genetik dengan insomnia. Ia mengungkapkan tidak mungkin menentukan apakah individu dengan penyakit kardiovaskular mengalami insomnia atau tidak.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB