Jangan Olahraga Sebelum Tidur, Ini 3 Risikonya!

Kebiasaan olahraga sebelum tidur bisa memberikan beberapa dampak buruk pada kesehatan tubuh.

Shevinna Putti Anggraeni
Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Jangan Olahraga Sebelum Tidur, Ini 3 Risikonya!

Jangan Olahraga Sebelum Tidur, Ini 3 Risikonya!

himedik.com - Pada dasarnya, semua orang harus meluangkan waktu untuk olahraga, baik pagi hari maupun malam hari demi menjaga kehsehatan tubuh. Tapi, sebuah studi baru menyarankan Anda untuk berhenti olahraga di malam hari.

Karena, studi baru ini menemukan olahraga sebelum tidur bisa mempengaruhi detak jantung dan siklus tidur Anda secara negatif. Jika Anda olahraga secara teratur tetapi melakukannya pada waktu yang salah, Anda tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan apapun.

Olahraga larut malam bisa memberikan efek buruk pada kesehatan Anda. Sebelumnya, olahraga di malam hari disebut bisa melelahkan dan membantu tidur lebih nyenyak, tapi studi baru ini justru menemukan hal sebaliknya.

Studi baru menemukan olahraga larut malam bisa meningkatkan detak jantung dan mengganggu tidur Anda. Umumnya, olahraga membuat Anda dehidrasi, melepaskan hormon stres dalam tubuh dan membuat Anda lebih waspada.

Karena, hormon stres menghentikan produksi melatonin, yang merupakan hormon tidur. Berikut ini dilansir dari Times of India, tiga penyebab Anda tidak boleh olahraga larut malam.

Ilustrasi olahraga (Pixabay).
Ilustrasi olahraga (Pixabay).

1. Tingkat kewaspadaan meningkat

Saat Anda berolahraga, kelenjar adrenal akan diaktifkan untuk menghasilkan adrenalin, yang dikenal sebagai epinefrin. Kelenjar adrenal ini bisa memicu jantung di gigi atas dan menyebabkan peningkatan detak jantung. Selain itu, kelenjar ini juga akan meningkatkan kadar oksigen dan aliran darah di otot yang bisa mengganggu tidur.

2. Merangsang sistem saraf

Olahraga yang intens dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan detak jantung, yang membutuhkan waktu untuk kembali normal. Hal ini bisa mengganggu tidur Anda.

Beberapa latihan intens termasuk berlari, berenang, bersepeda, dan angkat besi berat. Sistem saraf membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Karena, olahraga itu merupakan komponen penting untuk koordinasi tangan-kaki-mata. Ketika sistem saraf bekerja berlebihan, itu dapat menyebabkan tubuh bergoyang dan gemetar, sehingga menyebabkan nyeri otot, nyeri, dan kurang tidur.

Baca Juga: Olahraga Bisa Mencegah dan Meredakan Sakit Punggung

3. Pertumbuhan otot

Saat Anda melakukan latihan yang intens, ini akan berisiko menyebabkan otot Anda patah dan robek. Istirahat adalah cara utama untuk menyehatkan otot dan meningkatkan pertumbuhannya. Karena, olahraga sebelum tidur dapat mengganggu tidur Anda dan mengganggu proses pertumbuhan otot.

Para ahli pun menyarankan 3 cara sederhana untuk memerangi efek negatif dari olahraga larut malam, antara lain:

  • Pastikan Anda olahraga setidaknya 3 jam sebelum tidur.
  • Mandi air panas untuk mengendurkan otot-otot Anda.
  • Nyalakan beberapa minyak esensial di kamar tidur Anda atau campurkan beberapa dalam air mandi untuk efek relaksasi.
×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB