Hanya Karena Masalah Berat Badan, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan

Berat badan sang istri turun, dan sang suami mulai mengolok-oloknya.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Jum'at, 22 Januari 2021 | 19:00 WIB
Hanya Karena Masalah Berat Badan, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan

Hanya Karena Masalah Berat Badan, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan

himedik.com - Dalam rumah tangga, masalah ternyata tidak hanya datang dari finansial saja, citra tubuh pun bisa menjadi salah satu pemicunya.

Inilah yang dialami seorang wanita yang mengaku rumah tangganya berantakan hanya karena berat badannya turun.

Berbicara dalam forum Reddit, wanita tersebut mengatakan suaminya yang kelebihan berat badan merasa iri dengan keberhasilan sang istri.

Sang suami mengeluh ketika wanita ini fokus pada makanan sehat, dan, bahkan, ia akan menegur langsung di depan anak-anak karena melakukan diet.

Wanita ini, yang tidak diketahui identitasnya, mengungkap bahwa ia memiliki tubuh gemuk saat bertemu dengan suaminya dahulu.

Ilustrasi perempuan gemuk (shutterstock)
Ilustrasi perempuan gemuk (shutterstock)

"Suamiku dulu kurus dan sangat bangga akan hal itu," katanya, dilansir Health.

Semakin tua, tambahnya, suaminya justru makin kelebihan berat badan dan dia melampiaskan rasa frustasinya tersebut dengan anti diet, anti makanan sehat dan olahraga.

"Dia bertindak seperti salad adalah racun dan tidak ingin aku berbicara dengan anak-anak tentang makan sayuran seperti hal itu akan membuat mereka mengalami gangguan makan," sambungnya.

Masalah ini pun telah memengaruhi keintiman mereka.

"Jangan tanya tentang kehidupan cinta kita. Terakhir kali aku mencoba meringkuk padanya saat menonton TV, dia menunjukkan wajah jijik dan menggumamkan sesuatu tentang 'tulang'," lanjutnya.

Baca Juga: Selain Olahraga, 5 Makanan Sehat Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Ia pun mengaku bahwa dirinya merindukan kontak fisik dengan orang lain.

Terkadang, suaminya pun mempermalukan kebiasaan makannya. Ia mengaku sangat malu, dan harus diam-diam saat memakan sayuran.

Dia khawatir ketegangan ini akan mengakhiri hubungannya dan sang suami. Namun, ia mencoba untuk bertahan dan membela dirinya sendiri.

"Aku ingin menghentikan perkembangan ini, menjadi istri yang baik, membantunya menghadapi situasi ini. Tetapi dia tidak akan memutuskan apa yang akan aku makan," tandasnya.

×
Zoomed
TERKINI
Hipertensi kehamilan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal....
wanita | 08:00 WIB
Mulas saat hamil adalah keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil....
wanita | 08:00 WIB
Selain untuk mengatasi nyeri haid, banyak dari obat herbal ini juga memberikan manfaat tambahan....
wanita | 08:00 WIB
Bukan hanya bermanfaat bagi ibu hamil, pemberian vaksinasi influenza juga akan berpengaruh pada bayi....
wanita | 10:00 WIB
Diabetes gestasional biasanya terjadi selama masa kehamilan hingga proses persalinan, meskipun perempuan tersebut sebelu...
wanita | 08:00 WIB