Hati-Hati, Masalah Kesehatan Ini Bisa Menyebabkan Kenaikan Berat Badan!

Sayangnya berat badan jenis ini sulit diturunkan.

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Rabu, 25 November 2020 | 15:00 WIB
Hati-Hati, Masalah Kesehatan Ini Bisa Menyebabkan Kenaikan Berat Badan!

Hati-Hati, Masalah Kesehatan Ini Bisa Menyebabkan Kenaikan Berat Badan!

himedik.com - Pernahkah Anda merasa berat badan bertambah meski pola makan masih tetap sama? Lalu, saat Anda mencoba menurunkannya pun sulit. Jika ini terjadi, kemungkinan ada masalah kesehatan yang tidak terdeteksi sedang Anda alami.

Dilansir dari Eat This, berikut beberapa penyakit yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan tanpa sebab.

1. Sindrom Cushing

"Sindrom Cushing adalah suatu kondisi medis di mana kelenjar adrenal memproduksi terlalu banyak kortisol, atau dikenal sebagai hormon stres Anda," tutur Candice Seti, psikolog klinis berlisensi.

Ia menambahkan, kondisi ini dapat terjadi akibat paparan obat kortikosteroid dalam waktu lama atau tumor jinak di kelenjar pituitari.

"Hasil dari semua kortisol ini adalah metabolisme yang jauh lebih lambat. Kemudian, lemak cenderung menumpuk di wajah, punggung atas, dan perut," sambungnya.

Menurut Seti, gejala tambahan dari Sindrom Cushing adalah jerawat, tekanan darah tinggi, dan kelemahan otot.

turunkan berat badan. (Shutterstock)
berat badan bertambah. (Shutterstock)

2. Stres kronis

Hanya sedikit peningkatan kadar kortisol dari waktu ke waktu yang dapat disebabkan oleh stres kronis atau kecemasan, dapat merusak tubuh.

"Banyak orang tidak menyadari seberapa besar stres dapat memengaruhi kesehatan fisik, dan menimbulkan kerugian yang sangat besar," tutur SaVanna Shoemaker.

Baca Juga: Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2, Coba Pangkas 1,8 Kg Berat Badan

"Untuk mengetahui dengan pasti apakah Anda memiliki kadar kortisol yang tinggi, Anda harus memeriksakannya kepada dokter," saran Shoemaker.

3. Kelelahan adrenal

Kelelahan adrenal yang dapat disebabkan oleh stres merupakan suatu kondisi yang meliputi sekumpulan gejala nonspesifik, seperti nyeri tubuh, kelelahan, gugup, gangguan tidur, dan masalah pencernaan.

Kelelahan adrenal adalah masalah nyata pada wanita yang disebabkan oleh terlalu banyak stres dan dapat memiliki efek samping yang tidak diinginkan, seperti penambahan berat badan, mengidam manis, dan kelemahan otot.

"Wanita dengan kelelahan adrenal sering merasa frustrasi karena mereka merasa telah melakukan segalanya untuk menurunkan berat badan tetapi tidak berhasil. Nah, ini hanyalah ketidakseimbangan kimiawi yang bisa diperbaiki," jelas Anna Cabeca, ginekolog dan kebidanan.

Ilustrasi Stres. (Shutterstock & Freepik)
Ilustrasi Stres. (Shutterstock & Freepik)

4. Penyakit hashimoto

"Hashimoto sering disalahartikan sebagai hipotiroidisme karena hasilnya sangat mirip. Dengan Hashimoto, kelenjar tiroid menjadi meradang kronis dan akhirnya menjadi tidak berfungsi, mirip dengan hipotiroidisme," kata Seti.

Padahal, keduanya sangat berbeda. Hashimoto merupakan penyakit autoimun.

"Dalam kasus ini, sel darah putih dalam tubuh mulai menyerang tiroid dan menyebabkan peradangan. Mirip dengan hipotiroidisme, penyakit Hashimoto juga dapat diobati dengan pengobatan," sambungnya.

5. Sindrom Ovarium Polikistik

"Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS) adalah suatu kondisi yang melibatkan ketidakseimbangan hormon pada wanita. Penderita lebih cenderung resisten terhadap insulin, yang berarti tubuh mereka kurang efektif dalam mengubah gula dan pati menjadi energi," jelas Megan Wong, ahli gizi terdaftar.

Karena tubuh tidak mendapatkan energi dari makanan dan membuatnya terus lapar, sambungnya, penderita akan berpikir ia perlu makan lebih banyak.

"Hal ini dapat menyebabkan makan berlebihan dan penambahan berat badan," tandasnya.

×
Zoomed
TERKINI
Mulailah dengan jumlah langkah yang lebih rendah dan tingkatkan secara bertahap agar tubuh bisa beradaptasi dengan baik....
info | 08:00 WIB
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB