Info

Studi: Tak Cuma Fisik, Olahraga Juga Baik untuk Otak

Aktivitas fisik seperti olahraga memang membuat badan lebih sehat.

Yasinta Rahmawati

Ilustrasi olahraga, angkat beban. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)
Ilustrasi olahraga, angkat beban. (Arkadia Digital Media/Ema Rohimah)

Himedik.com - Tahukah Anda? Latihan fisik tertentu bisa berefek baik untuk menangani stres hingga membuat otak lebih jernih. Dilansir dari Inc, olahraga meningkatkan produksi protein yang mendukung fungsi, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup sel otak.

Berolahraga dengan intensitas sedang selama 20 menit dapat meningkatkan suasana hati hingga 12 jam.

Ditunjukkan oleh studi Harvard selama 30 tahun, olahraga adalah salah satu dari lima kebiasaan harian yang tidak hanya dapat meningkatkan umur selama 12 hingga 14 tahun, tapi juga mengurangi risiko Alzheimer menjadi setengahnya.

Kini menurut tinjauan meta sejumlah penelitian yang diterbitkan bulan lalu di jurnal Transitional Sports Medicine, ada bukti bahwa bahkan "latihan aerobik selam dua menit hingga satu jam dengan intensitas sedang hingga tinggi meningkatkan perhatian, konsentrasi, dan pembelajaran serta fungsi memori hingga dua jam."

Jadi, dua menit latihan aerobik akan membuat dua jam kekuatan otak lebih tinggi.

Sepeda Statis di Rumah. (Shutterstock)
Sepeda Statis di Rumah. (Shutterstock)

Tapi jelas ada lebih dari itu. Setelah meninjau 13 studi, para peneliti menyimpulkan bahwa berolahraga, diikuti dengan periode pemulihan singkat, dapat meningkatkan perhatian, konsentrasi, memori kerja, memori jangka pendek, memori jangka panjang, kefasihan verbal, dan kemampuan untuk merencanakan, dan memecahkan masalah.

Sehingga, untuk menuai manfaat olahraga pada kinerja mental, penting untuk memiliki waktu istirahat dulu sebelum mulai bekerja.

Tapi perlu diingat bahwa latihan harus bersifat aerobik. Penelitian difokuskan pada aktivitas jalan kaki, lari, dan bersepeda dari sedang hingga kuat. Tetapi olahraga apa pun yang meningkatkan detak jantung Anda, katakanlah 60 hingga 70 persen dari detak jantung maksimal, mestinya memiliki efek yang sama.

Kemudian, pendekatan terbaik adalah berolahraga selama dua menit setiap dua jam sepanjang hari. Dengan cara itu, Anda akan mengisi ulang, menyegarkan kembali, dan memulai kembali ketajaman otak. Pada prosesnya, latihan ini akan meningkatkan kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

Berita Terkait

Berita Terkini