Anak

Cegah Virus Corona Covid-19 Pada Anak-anak, Ikuti Panduan Ini!

Berikut ini, ada panduan melindungi anak-anak dari virus corona Covid-19.

Shevinna Putti Anggraeni

Ilustrasi virus corona Covid-19 anak-anak. (Shutterstock)
Ilustrasi virus corona Covid-19 anak-anak. (Shutterstock)

Himedik.com - Anak-anak cenderung tidak mengalami infeksi parah akibat virus corona Covid-19, tetapi mereka tetap perlu dilindungi.

Tapi, anak-anak tetap berisiko menularkan virus corona Covid-19 ke orang lain. Karena itu, orangtua perlu melakukan tindakan perlindungan yang tepat bagi anak-anaknya.

Praktik kebersihan yang baik, seperti mencuci tangan, mengajarkan etiket batuk dan bersin hingga pemakaian masker bisa membantu mereka melawan virus corona Covid-19.

Berikut ini, Philippine Pediatric Society memberikan panduan mengenai langkah-langkah melindungi anak-anak dari virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

1. Etika batuk dan bersin

Virus corona Covid-19 bisa menyebar melalui partikel cairan pernapasan yang keluar ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, berbicara, dan bernyanyi.

Partikel ini menjangkau orang yang berada di dekatnya dan permukaan sekitar, sehingga terjadi penularan virus corona.

Karena itu, orangtua perlu mengajarkan etika batuk dan bersin, seperti menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau lengan atas atau siku. Setelah itu, ajarkan anak mencuci tangannya atau membersihkannya menggunakan hand sanitizer beralkohol 70 persen.

2. Disinfektan

Karena partikel kecil ini bisa mengontaminasi permukaan sekitar, Anda harus rutin membersihkan setiap permukaan atau benda-benda di rumah, terutama yang sering disentuh.

Disinfektan sangat dianjurkan ketika ada orang yang sakit dan isolasi di rumah. Pastikan Anda selalu mendisinfektan permukaan yang paling sering disentuh oleh mereka.

3. Gunakan sinar UV

Sunar ultraviolet (UV) bisa berfungsi menjadi pensteril untuk membunuh bakteri dan virus dengan menghancurkan asam nukleatnya. Karena, bakteri dan virus tidak akan lagi menular setelah terpapar UV, tetapi partikelnya masih tersuspensi di udara.

Tapi, penggunaan sinar UV ini hanya disarankan di fasilitas kesehatan, bukan di rumah karena risikonya memicu kanker.

Ilustrasi Anak-Anak (pixabay).
Ilustrasi Anak-Anak (pixabay).

4. Ventilasi yang baik

Ventilasi rumah yang baik cukup membantu menurunkan risiko penularan virus corona. Anda bisa membuka semua jendela dan pintu rumah agar ada sirkulasi udara.

Anda juga bisa menggunakan kipas angin yang diarahkan ke jendela yang terbuka atau kipas untuk meningkatkan ventilasi.

5. Masker

Penggunaan masker juga menurunkan risiko penularan virus corona. Setiap orang yang berusia 2 tahun ke atas wajib memakai masker ketika berada di luar rumah, di sekitar orang yang tinggal di luar rumah dan bila mengonsumsi obat yang melemahkan sistem kekebalan.

Penggunaan masker bisa menurunkan risiko penularan virus corona hampir 70 persen. Karena, masker juga mampu menahan partikel cairan pernapasan yang dihembuskan oleh pemakainya.

6. Face shield

Face shield membantu mengurangi kontaminasi pada wajah dengan menangkal percikan cairan pernapasan dari orang lain, supaya tidak mengenai mata, hidung dan mulut. Tapi, penggunaan face shield ini tidak seefektif pemakaian masker.

7. Multivitamin

Imunitas harus dioptimalkan dengan nutrisi yang tepat untuk mengurangi risiko dan tingkat keparahan infeksi virus corona.

Suplementasi nutrisi seperti vitamin C, vitamin D, folat dan asam lemak omega mungkin bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan, tetapi tidak sepenuhnya mencegah virus corona.

Berita Terkait

Berita Terkini