Benarkah Diet Rendah Garam Bantu Atasi Masalah Jantung?

Ini selengkapnya.

Rauhanda Riyantama | Yuliana Sere
Rabu, 29 Agustus 2018 | 21:00 WIB
Diet rendah garam. (Livestrong.com)

Diet rendah garam. (Livestrong.com)

Himedik.com - Garam, yang merupakan natrium klorida telah lama dikaitkan dengan tekanan darah tinggi. Dan tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyebab utama penyakit kardiovaskular.

Tekanan darah adalah ukuran kekuatan darah terhadap dinding arteri. Ketika naik terlalu tinggi, tekanan menyebabkan kerusakan pada banyak organ, termasuk jantung, ginjal, otak bahkan mata.

Di sisi lain, garam bukan satu-satunya penyebab tekanan darah tinggi. Kurang berolahraga, diet yang buruk dan gen juga berkontribusi dalam hal ini.

Menurut ahli nutrisi dan penulis Nutrition for Life dari University of Pennsylvania, Lisa Hark, mengurangi makanan tinggi sodium adalah salah satu cara sederhana untuk menurunkan risiko jantung.

Program Diet Dietary Approaches to Stop Hypertension yang dikenal sebagai DASH melakukan penelitian soal ini.

Kelebihan garam bisa berbahaya. (pexels)
Kelebihan garam bisa berbahaya. (pexels)

 

''Hasil studi DASH-sodium terbukti meyakinkan bahwa mengurangi sodium bahkan di bawah tingkat yang direkomendasikan memiliki manfaat yang mengesankan,'' kata Christine A. Rosenbloom, PhD, RD, profesor nutrisi di Georgia State University.

Sebuah riset tahun 2003 menunjukkan mengurangi asupan garam sebesar 1000 mg sehari menurunkan tekanan darah sistolik dengan rata-rata 4 mm Hg dan tekanan darah diastolik 2,5 mm Hg pada pasien dengan hipertensi.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2007 di British Medical Journal, tim peneliti menemukan bahwa mengurangi natrium memangkas penyakit kardiovaskular sebesar 25% hingga 30%.

Dalam uji coba lainnya, responden yang mengonsumsi jumlah garam biasa tetapi menambahkan porsi buah dan sayuran memiliki tekanan darah yang turun secara signifikan.

Baca Juga: Perhatikan, Ini 8 Makanan yang Tak Boleh Dipanaskan Lagi!

Buah-buahan dan sayuran tersebut meliputi pisang, kismis, bayam, lobak, susu, kentang yang dipanggang dengan kulit, kacang dan plum.

Jadi, diet rendah garam membantu mengecilkan masalah jantung namun juga harus diseimbangkan dengan olahraga serta diet sehat.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB