Wanita

Sandra Dewi Curhat Dipaksa Suami Belanja, Ternyata Itu Pengaruhi Kesehatan!

Kebiasaan seorang wanita seperti Sandra Dewi dalam berbelanja ternyata memengaruhi kesehatan.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni

Sandra Dewi curhat sering dipaksan suami berbelanja karena terlalu hemat (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Sandra Dewi curhat sering dipaksan suami berbelanja karena terlalu hemat (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Himedik.com - Sandra Dewi kembali menjadi sorotan setelah curhat sering dipaksa suaminya berbelanja di Instagram. Ternyata permintaan suami Sandra Dewi yang menyuruhnya banyak berbelanja ada kaitannya dengan kesehatan.

Beberapa hari lalu Sandra Dewi mengunggah fotonya sedang memeluk suaminya, Harvey Moeis di Instagram. Dalam unggahannya itu Sandra Dewi mengaku suaminya sering menyuruhnya belanja karena terlalu hemat.

"Suamiku yang selalu maksain istrinya belanja karena istrinya sangat hemat," tulis Sandra Dewi.

Curhatan Sandra Dewi yang sering diminta suaminya belanja seketika menjadi perbincangan karena ia diketahui baru saja membeli jet pribadi untuk anak pertamanya pada Maret 2019 lalu.

Hal itulah yang seketika membuat publik membayangkan betapa mewah dan sejahteranya hidup Sandra Dewi. Tetapi, kebiasaan berbelanja nyatanya juga berpengaruh pada kesehatan.

Samdra Dewi curhat suaminya suka memaksa untuk berbelanja (Suara.com/Ismail)
Samdra Dewi curhat suaminya suka memaksa untuk berbelanja (Suara.com/Ismail)

 

Seperti yang kita tahu semua wanita pasti suka jika berbelanja, berbeda dengan pria. Apalagi jika wanita sudah mendengar tentang diskon dan promo besar-besaran.

Melansir dari psychologytoday.com, kebiasaan wanita berbelanja disebut sebagai 'dorongan wanita'. Sejak dulu wanita sudah digambarkan dengan 'gen yang suka berbelanja', sedangkan pria digambarkan sebagai sosok 'pemburu'.

Menurut ahli biologi-sosial, kebiasaan wanita berbelanja sesungguhnya bukan keinginan primordial. Kebiasaan itu terjadi karena pengaruh budaya konsumtif yang sudah tumbuh serta naluri sebagai wanita yang biasanya akan merasa senang setelah berbelanja.

Perasaan senang inilah yang berkaitan dengan kondisi kesehatan diri sendiri maupun pasangan yang telah memberi kebebasan berbelanja. Karena, orang yang selalu senang cenderung memiliki gaya hidup lebih baik daripada yang selalu murung.

Melansir dari time.com, sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang memiliki pasangan selalu bahagia maka kondisinya jauh lebih baik. Artinya, jika istri selalu senang selama di dalam rumah dan setiap kali suami pulang, hal itu akan memengaruhi kesehatan suami.

Penelitian pun telah membuktikan pasangan yang sangat bahagia memberikan pengaruh sebesar 34 persen untuk kesehatan keluarganya. Pasalnya, ia sebagai istri pastinya juga memperhatikan pola hidup keluarganya.

Mulai makanan sehari-hari, pola hidup sehat, olahraga, waktu istirahat dan lain sebagainya. Semua hal itu pastinya sangat memberikan pengaruh besar bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

"Orang yang memiliki pasangan selalu bahagia secara signifikan lebih sering melaporkan kondisi kesehatan yang lebih baik karena mengalami lebih sedikit gangguan fisik dan rutin berolahraga daripada pasangan yang tidak bahagia atau selalu murung," ujar seorang peneliti.

Berita Terkait

Berita Terkini