Mengetahui Asal Usul dan Manfaat Ingus

Ingus merupakan lendir yang keluar dari hidung. Yuk cari tahu dari mana asalnya dan apa manfaatnya!

Tinwarotul Fatonah | Dwi Citra Permatasari Sunoto
Sabtu, 01 September 2018 | 10:30 WIB
ilustrasi mengelap ingus (ThinkstockPhotos)

ilustrasi mengelap ingus (ThinkstockPhotos)

Himedik.com - Ingus merupakan cairan lendir yang keluar dari hidung ketika seseorang terkena flu. Tidak hanya itu, ingus juga keluar di saat seseorang menangis.

Ingus dihasilkan oleh kelenjar mukosa yang melapisi saluran pernapasan (hidung, tenggorokan, paru-paru). Setiap harinya, tubuh akan memproduksi lendir/ingus secara terus menerus mencapai satu hingga dua liter.

Lalu ke manakah perginya? Sebenarnya, secara tidak sadar setiap hari kita menelan ingus. Hal tersebut terjadi saat silia (rambut halus yang ada pada sel hidung) memindahkan lendir ke saluran hidung bagian belakang menuju tenggorokan dan menelannya.

Meski terlihat tidak bermanfaat dan menjijikkan, ingus memiliki beragam manfaat kesehatan lho. Di antaranya yaitu melembapkan udara yang dihirup dan melembapkan lapisan hidung, melawan infeksi, serta menangkap partikel asing seperti debu ketika bernapas.

Beralih ke asalnya. Asal ingus bisa dibedakan dari penyebab keluarnya ingus. Apakah karena infeki, alergi, atau kondisi medis lainnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Alergi dan Iritasi

Sebagian orang memiliki reaksi alergi terhadap serbuk sari, bulu hewan, debu, dan lainnya yang mana bisa menyebabkan peradangan pada selaput lendir. Sel mast akan mengeluarkan histamin yang mengakibatkan hidung tersumbat, terasa gatal, dan bersin.

ilustrasi hidung alergi (shutterstock)
ilustrasi hidung alergi (shutterstock)

 

Iritasi karena asap rokok atau mengonsumsi makanan pedas juga perlu diwaspadai. Meski tidak berbahaya, hal tersebut memicu peradangan pada membran hidung dan menyebabkan sensasi pilek sementara.

Begitu pula ketika mengalami rhinitis vasomotor yang mana bisa disebabkan oleh alergi, iritasi, atau infeksi. Kondisi tersebut mengakibatkan pembuluh darah di membran hidung membengkak. Sehingga ingus keluar secara berlebihan.

Baca Juga: Manfaat Menakjubkan di Balik Menangis

2. Sakit

Sakit seperti demam dan kedinginan menyebabkan hidung menjadi lebih rentan terkena infeksi virus dan bakteri. Sama halnya seperti alergi, histamin (senyawa di selaput hidung yang memicu peradangan) akan keluar dan produksi lendir/ingus meningkat serta menebal.

ilustrasi sakit (shutterstock)
ilustrasi sakit (shutterstock)

 

Meski demikian, penebalan tekstur lendir tidak selalu berarti buruk. Pasalnya, penebalan tersebut membuat bakteri sulit mengendap di lapisan hidung dan bakteri akan keluar bersama dengan ingus.

3. Menangis

Ini yang sebetulnya sedikit membingungkan. Pasalnya hal tersebut tidak ada kaitannya dengan kondisi medis.

Jadi, kelenjar air mata akan menghasilkan cairan air mata ketika seseorang menangis. Sebagian air mata akan keluar dan mengalir di pipi. Sedangkan sebagian lain bercampur dengan lendir yang ada di hidung dan terdorong keluar menjadi ingus.

Demikian asal dan manfaat ingus. Satu hal yang perlu kamu ingat, bahwa biasanya ingus berwarna bening dan cair. Jika ada perubahan warna, ada baiknya segera dikonsultasikan ke dokter.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB