Info

Bisakah Kafein Tingkatkan Tekanan Darah?

Meskipun dapat memicu peningkatan tekanan darah yang singkat, kafein tidak meningkatkan risiko hipertensi.

Dany Garjito | Yuliana Sere

Bisakah Kafein Tingkatkan Tekanan Darah? (unsplash)
Bisakah Kafein Tingkatkan Tekanan Darah? (unsplash)

Himedik.com - Kopi merupakan salah satu stimulan. Mengingat fakta bahwa stimulan juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan orang tentang kafein adalah apakah itu dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Meskipun dapat memicu peningkatan tekanan darah jangka pendek, kafein tidak meningkatkan risiko hipertensi, yang merupakan kondisi medis jangka panjang.

Tidak ada bukti yang menghubungkan ini dengan konsumsi kopi, menurut Komite Nasional Gabungan mengenai Hipertensi.

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, peneliti Italia Giuseppe Grosso menyoroti dua poin penting. Pertama, ia menegaskan lonjakan tekanan darah yang disebabkan oleh kafein hanya sementara.

Kedua, peningkatan ini hanya cenderung memengaruhi orang-orang yang tidak sering mengonsumsi kafein.

Kopi dan makanan. (pixabay)
Kopi dan makanan. (pixabay)

 

Karena orang-orang seperti itu tidak membangun toleransi seperti yang dilakukan peminum kopi biasa, kafein dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, pada gilirannya, meningkatkan tekanan aliran darah.

Efek ini tidak akan meningkatkan risiko pengembangan hipertensi di masa depan.

"Jika kamu khawatir tentang efek kafein pada tekanan darahmu, cobalah membatasi jumlah kafein yang kamu minum hingga 200 miligram per hari," tulis Sheldon G. Sheps di Mayo Clinic.

Sementara di sisi lain, tubuh setiap orag berbeda-beda. Satu orang dapat mentolerir beberapa dosis kafein sepanjang hari, yang lain mungkin berakhir dengan efek samping.

"Beberapa orang mencerna kafein secara lambat yang bisa berakhir dengan beberapa efek samping," kata Penny Kris-Etherton, seorang profesor nutrisi di Penn State University.

"Ini adalah predisposisi genetik. Beberapa orang dapat mengalami rasa gugup, berdebar-debar atau insomnia."

Di sisi lain, mengurangi secara perlahan dapat mengurangi tingkat keparahan efek-efek ini. Jika kamu mencari alternatif yang baik selain kopi, pertimbangkan minuman lain yang bisa menyegarkan dan menyehatkan harimu.

Berita Terkait

Berita Terkini