Wanita

Ayu Ting Ting Kebiasaan Gigit Kuku Kaki, Hati-hati Indikasi Masalah Mental!

Kebiasaan menggigit kuku seperti Ayu Ting Ting bisa menjadi indikasi masalah kesehatan mental.

Shevinna Putti Anggraeni

Ayu Ting Ting [Suara.com/Yuli]
Ayu Ting Ting [Suara.com/Yuli]

Himedik.com - Ayu Ting Ting mengaku memiliki kebiasaan suka menggigit kuku. Pelantun lagu "Alamat Palsu" ini menceritakan kebiasaan anehnya itu ketika menjadi binatang tamu di Podcast Armand Maulana.

Armand Maula pun sempat geleng-geleng saat tahu Ayu Ting Ting suka menggigit kuku yang sudah pajang, termasuk kuku kakinya. Karena, Armand mengira Ayu Ting Ting bukan sosok yang aneh-aneh.

"Biasanya kalau kuku panjang dikit gue gigit-gigit. Sampai ke kaki juga gue gigit kukunya," ujar Ayu Ting Ting di YouTube Armand Maulana.

Ayu Ting Ting mengaku sudah memiliki kebiasaan gigit kuku sejak kecil. Bahkan, kebiasaannya itu juga membuat anaknya, Bilqis Khumairah Razak heran.

Kebiasaan menggigit kuku seperti Ayu Ting Ting bisa menjadi indikasi masalah kesehatan mental. Terlebih, bila kebiasaan ini tidak berhenti seiring bertambahnya usia.

Momen Ayu Ting Ting ulang tahun. (Instagram/ayutingting92)
Momen Ayu Ting Ting ulang tahun. (Instagram/ayutingting92)

Dalam istilah psikologi dilansir dari Psychology Today, menggigit kuku dikenal sebagai onychophagia. Kondisi ini dianggap sebagai kebiasaan oral patologis dan gangguan perawatan yang ditandai dengan kebiasaan menggigit kuku kronis.

Onychophagia diklasifikasikan dalam DSM-5 sebagai gangguan obsesif kompulsif dan gangguan terkait. Kebiasaan ini seringkali menyebabkan kerusakan pada kuku.

Kebiasaan menggigit kuku secara kronis bisa menyebabkan gejala bersifat psikologis dan fisik, sama seperti perilaku berulang lainnya, missal mengopek kulit atau menarik rambut.

Berikut ini, contoh gejala yag bersifat psikologis dan fisik:

  1. Perasaan gelisah atau tegang sebelum menggigit
  2. Perasaan lega atau kesenangan setelah menggigit
  3. Perasaan malu dan bersalah
  4. Kerusakan jaringan pada jari, kuku dan kutikula
  5. Cedera mulut, masalah gigi, abses dan infeksi

Sebenarnya, hubungan antara kebiasaan orang menggigit kuku dan kesehatan mental belum jelas. Tapi, faktor genetik bisa jadi salah satu penyebab seseorang mengembangkan onychophagia, gangguan suasana hati dan kecemasan lebih tinggi.

Kebiasaan menggigit kuku sendiri telah dikaitkan dengan kecemasan, karena tindakan ini bisa mengurangi stres, ketegangan atau kebosanan.

Sementara itu, kebiasaan gigit kuku tanpa gejala kondisi kejiwaan lain bisa dikaitkan dengan Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD), oppositional defiant disorder, separation anxiety, enuresis, gangguan tic dan masalah kesehatan mental lainnya.

Berita Terkait

Berita Terkini