Info

Konsumsi Mangga Berlebihan Memengaruhi Gula Darah, Kok Bisa?

Konsumsi mangga berlebih dapat pengaruhi gula darah tubuh, terutama penderita diabetes.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Rosiana Chozanah

Ilustrasi buah mangga. (Shutterstock)
Ilustrasi buah mangga. (Shutterstock)

Himedik.com - Mangga adalah buah kuning manis yang mudah didapat dan sebagian besar orang suka mengonsumsinya. Sama dengan buah lain, mangga memiliki segala macam nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Namun bagi penderita diabetes, ternyata tidak disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah banyak. Sebab, melansir Times of India, kandungan gula dan kalori pada mangga dapat menambah gula darah pada tubuh.

Orang cenderung berpikir mangga mengandung gula alami sehingga dapat mengonsumsinya dalam jumlah berapa pun. Namun, karbohidrat dalam mangga ternyata mengandung gula tambahan yang sangat memengaruhi kadar glukosa darah.

Di sisi lain, penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah.

Makanan yang memiliki GI lebih rendah dari 55 akan dicerna secara lambat. Hal ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah yang rendah.

Konsumsi Mangga Berlebihan Memengaruhi Gula Darah, Kok Bisa? - 1
Ilustrasi diabetes (Shutterstock)

Nah, mangga memiliki GI 51 dan memang tidak akan memengaruhi kadar glukosa. Kandungan serat dalam mangga pun bisa membantu menjaga kadar gula darah sebab serat-serat ini akan memperlambat penyerapan gula dalam tubuh sehingga memiliki efek kecil pada kadar glukosa.

Namun hal itu hanya terjadi jika penderita diabetes mengonsumsi mangga dalam jumlah sedang.

Penderita diabetes perlu membatasi porsi mangga yang dikonsumsi menjadi hanya satu sampai dua irisan setiap dua hari.

Ilustrasi buah mangga. (Shutterstock)
Ilustrasi buah mangga. (Shutterstock)

Memilih jenis mangga juga penting. Pilih varietas yang punya GI lebih rendah. Juga, pastikan untuk mengonsumsi mangga yang masih keras atau lebih muda. Pasalnya ketika mangga sudah matang dan lunak, indeks glikemiknya tinggi.

Hal lain yang penting untuk diingat penderita diabetes, lebih baik mengonsumsi mangga dalam bentuk buah daripada dalam bentuk jus karena kandungan gulanya makin tinggi.

Berita Terkait

Berita Terkini

info

Apa yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta?

Jika Anda merasa sakit fisik atau mengalami "sakit hati" setelah putus cinta, bisa jadi karena otak bereaksi terhadap situasi dengan cara yang sama ketika Anda terluka secara fisik.