Wanita

Lulu Tobing Beruntusan karena Stres, Ini Pengaruh Stres pada Kulit Wajah!

Tak hanya beruntusan, stres bisa menyebabkan orang mengalami masalah jerawat hingga gatal-gatal kulit.

Vika Widiastuti | Shevinna Putti Anggraeni

Lulu Tobing. (Suara.com/Ismail)
Lulu Tobing. (Suara.com/Ismail)

Himedik.com - Lulu Tobing akhirnya kembali ke dunia hiburan setelah sempat vakum.. Ia akan kembali berakting  di film layar lebar berjudul Dua Garis Biru.

Artis 41 tahun ini mengaku sempat merasa canggung karena sudah lama tidak berakting di depan kamera. Lulu Tobing pun sempat mengalami stres hingga wajahnya beruntusan saat akting.

"Ada rasa deg-degannya. Ini sih udah mendingan. Yang awal-awal tuh sempat beruntusan, karena stres dan panik. Tapi kan dulu juga sudah pernah, tinggal dipanasin aja mesinnya," ujar Lulu Tobing.

Beruntungnya, Lulu Tobing memiliki cara untuk mengatasi stresnya dan mulai mendapat kenyamanannya berakting di depan kamera.

Setiap orang pasti pernah mengalami stres akibat tuntutan pekerjaan, masalah pribadi atau lainnya. Tapi, apakah benar stres bisa menyebabkan beruntusan?

Lulu Tobing di kawasan Epictrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). [Ismail/Suara.com]
Lulu Tobing di kawasan Epictrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2019). [Ismail/Suara.com]

 

Melansir dari Healthline, stres didefinisikan sebagai keadaan ketegangan mental atau emosional yang disebabkan oleh keadaan yang merugikan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa 33 persen orang dewasa mengalami tingkat stres yang lebih tinggi. Kondisi ini pun akhirnya berdampak dengan banyak hal, salah satunya penampilan.

Tak hanya beruntusan, stres bisa menyebabkan orang mengalami masalah jerawat hingga gatal-gatal kulit. Beberapa studi juga telah mengonfirmasi bahwa jerawat mungkin terkait dengan tingkat stres yang lebih tinggi.

Ketika beberapa orang merasa stres, mereka cenderung lebih sering menyentuh wajah mereka. Kebiasaan ini dapat menyebarkan bakteri yang memicu pengembangan jerawat.

Melansir dari hellosehat.com, stres bisa merangsang reaksi kimia dalam tubuh yang membuat kulit lebih peka. Di sisi lain, ada banyak ujung saraf yang terhubungan dengan kulit.

Sehingga ketika sistem saraf pusat membaca adanya gangguan karena stres, kulit juga akan bereaksi sama.

Kondisi inilah yang menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti stres, gatal-gatal hingga beruntusan.

Berita Terkait

Berita Terkini