Info

Lebih Baik Mana, Cuci Tangan dengan Hand Sanitizer atau Sabun?

Membersihkan tangan dengan hand sanitizer memang lebih praktis. Tapi apakah bisa usir kuman sama seperti sabun?

Galih Priatmojo | Dwi Citra Permatasari Sunoto

Ilustrasi cuci tangan dengan sabun. (iStock)
Ilustrasi cuci tangan dengan sabun. (iStock)

Himedik.com - Dalam keadaan terdesak seperti sedang berada di mobil atau ketika di toilet umum tidak disediakan sabun, maka menggunakan hand sanitizer merupakan solusi terbaik.

Tapi yang menjadi pertanyaan adalah, apakah formula yang terkandung dalam hand sanitizer sebaik yang ada pada sabun cuci tangan? Atau malah lebih baik? Yuk simak faktanya di bawah ini.

Kenyataannya, hand sanitizer memang mampu mengurangi pertumbuhan mikroorganisme tertentu karena kandungan alkohol di dalamnya. Namun beberapa ahli ada yang tidak setuju dengan penggunaan formula ini.

Pasalnya, pembersih tangan yang mengandung alkohol bukan merupakan agen pembersih yang baik dalam menghilangkan kotoran yang nampak pada tangan. Serta tidak dimaksudkan sebagai pengganti sabun cuci tangan. 

Di sisi lain, Dr. Richard T. Ellison III mengatakan bahwa sanitizer bisa digunakan sebagai pengganti sabun dan air, dengan catatan tidak ada kotoran yang terlihat pada tangan. 

Yang mana inti dari kedua pendapat tersebut yaitu tidak disarankan membersihkan tangan ketika kotor terkena sesuatu (tanah, makanan, dan lain sebagainya) menggunakan sanitizer.

Contoh produk hand sanitizer. (sciencemag)
Contoh produk hand sanitizer. (sciencemag)

 

Lalu bagaimana dengan sabun?

Berdasarkan penuturan Carol McLay, RN, selaku konsultan pencegahan infeksi di Lexington, bahwa mencuci tangan dengan sabun merupakan cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya penyebaran penyakit.

Ia setuju bahwa sanitizer bisa dengan cepat mengurangi jumlah bakteri di tangan. Namun, penggunaannya tida bisa menghilangkan semua jenis kuman.

Kesimpulannya, sabun dan air memang lebih efektif menghilangkan kotoran dan bakteri di tangan. Tapi dalam keadaan mendesak dan jika tidak terlihat ada kotoran di tangan, maka penggunaan sanitizer sangat disarankan.

Berita Terkait

Berita Terkini

info

Apa yang Terjadi pada Otak saat Putus Cinta?

Jika Anda merasa sakit fisik atau mengalami "sakit hati" setelah putus cinta, bisa jadi karena otak bereaksi terhadap situasi dengan cara yang sama ketika Anda terluka secara fisik.