Info

Keren! Mahasiswi IPB Ciptakan Obat Anti Rambut Rontok dari Ikan

Awalnya, penemuannya ini dibuat lantaran produk-produk obat pencegah rambut rontok yang dijual di pasaran terbuat dari bahan monoksidil.

Rauhanda Riyantama

Rambut rontok. (readersdigest)
Rambut rontok. (readersdigest)

Himedik.com - Baru-baru ini, Khairani Nabila Ningrum, mahasiswi dari Departemen Teknologi Hasil Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB), berhasil membuat obat pencegah rambut rontok yang aman bagi konsumen.

Awalnya, penemuannya ini dibuat lantaran produk-produk obat pencegah rambut rontok yang dijual di pasaran terbuat dari bahan monoksidil. Menurut penelitian, monoksidil merupakan bahan sintesis yang berbahaya. 

Bisa dikatakan berbahaya lantaran pernah membuat seorang pria berusia 42 tahun mengalami kebutaan setelah satu bulan menggunakan obat berbahan dasar moniksidil tersebut. 

Dirangkum dari siaran pers Humas IPB, Khairani membuat produk perawatan rambut ini di bawah bimbingan Prof. Dr.  Linawati Hardjito, M.Sc, dan bekerja sama dengan CV Ocean Fresh. 

Dalam penelitian ini, Khairani membuat serum rambut berbahan dasar hidrolisat kolagen ikan kakap yang dicampur dengan asam. Hidrolisat kolagen ini memiliki sifat larut dalam air.

Serum pencegah rambut rontok berbahan kolagen ikan karya Khairani. (Dok. Humas IPB)
Obat pencegah rambut rontok berbahan kolagen ikan karya Khairani. (Dok. Humas IPB)

 

''Saya menggunakan ikan kakap karena persentase kandungan asam amino sebagai komponen utama keratin itu besar, glisin 25,2 persen, alanin 14,3 persen, sam glutamat 8,1 persen, prolin 13,1 persen dan hidroksiprolin 8,1 persen," ungkap Khairani.

Agar terbukti keampuhannya, Khairani mengujinya pada tiga orang yang memiliki permasalahan rambut berbeda. Hasilnya membuktikan bahwa kerontokan mereka berkurang setelah menggunakan serum rambut tersebut.

Sebelum menggunakan serum tersebut, kulit kepala mereka terlihat jelas akibat adanya kerontokan. Namun, setelah menggunakan serum rambut itu, kulit kepala mereka kemudian tertutup kembali oleh rambut yang tumbuh. 

''Saya berharap agar hasil penelitian ini dapat memberikan informasi mengenai formula pencegah rambut rontok yang ditambahkan dengan hidrolisat kolagen ikan. Dan bisa menjadi bahan alternatif dalam industri kosmetik yang lebih aman,'' pungkas Khairani. 

Berita Terkait

Berita Terkini