Wanita

Studi: Perempuan PCOS dengan Obesitas Berisiko Alami Diabetes Tipe 2

Risiko diabetes tipe 2 meningkat pada perempan dengan PCOS yang mengalami obesitas.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana

Obesitas/pexels
Obesitas/pexels

Himedik.com - Perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang juga mengalami obesitas akan berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang dipresentasikan secara virtual di ENDO 2021, pertemuan tahunan Endocrine Society.

Melansir dari Medical Xpress, perempuan dengan PCOS tiga kali lebih berisiko mengalami diabetes tipe 2 selama hidup mereka. Risiko ini hanya terjadi pada perempuan dengan PCOS yang memenuhi kriteria kelebihan berat badan atau obesitas.

"Kami sangat menyarankan pengelolaan berat badan pada perempuan dengan obesitas dan PCOS dalam upaya untuk mengurangi risiko utama pengembangan diabetes tipe 2 ini," kata pemimpin peneliti Sarantis Livadas, M.D., Ph.D., dari Pusat Medis Athena di Athena, Yunani.

PCOS adalah kelainan umum yang ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur, gangguan metabolisme normal, dan pertumbuhan rambut yang berlebihan. PCOS memengaruhi hingga 10 persen dari semua perempuan usia reproduksi.

Gangguan ini dapat menyebabkan obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular yang sering kali menjadi masalah kesehatan seumur hidup. Antara 50 persen hingga 80 persen perempuan dengan PCOS mengalami obesitas dan obesitas diketahui menjadi faktor risiko diabetes.

Dalam studi baru, para peneliti menganalisis 23 studi sebelumnya untuk menilai dampak obesitas dalam perkembangan diabetes tipe 2 pada perempuan dengan PCOS. Studi tersebut melibatkan total 60.336 perempuan dengan PCOS dan 259.444 tanpa penyakit tersebut. Sebanyak 8.847 perempuan dalam penelitian ini menderita diabetes tipe 2.

Perempuan obesitas. [Shutterstock]
Perempuan obesitas. [Shutterstock]

"Kami menyimpulkan bahwa hanya perempuan dengan PCOS dan obesitas yang memiliki peningkatan risiko untuk pengembangan diabetes tipe 2," kata Livadas.

"Penemuan ini menggarisbawahi dampak dari deteksi dini populasi PCOS  dan modifikasi gaya hidup yang cepat untuk mencegah perkembangan diabetes tipe 2," imbuhnya. 

Berita Terkait

Berita Terkini

wanita

Vagina Terasa Kendur? Ini Penyebabnya

Umumnya, kulit akan kehilangan kelembapan dan elastisitas seiring bertambahnya usia. Hal yang sama juga dapat terjadi pada vulva dan dinding vagina.