Pneumonia akibat Covid-19 Bisa Jauh Lebih Parah,Simak Rincian Studinya

Tidak seperti pneumonia biasa, pneumonia akibat Covid-19 disebut lebih mematikan.

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Sabtu, 16 Januari 2021 | 10:00 WIB
Pneumonia akibat Covid-19 Bisa Jauh Lebih Parah,Simak Rincian Studinya

Pneumonia akibat Covid-19 Bisa Jauh Lebih Parah,Simak Rincian Studinya

himedik.com - Pneumonia akibat Covid-19 juga mengakibatkan komplikasi yang lebih serius daripada jenis pneumonia lainnya. Menurut peneliti, pneumonia akibat Covid-19 bisa menyebar ke seluruh paru-paru.

Melansir dari Mdlinx, peneliti menjelaskan mengapa pneumonia akibat Covid-19 bertahan lebih lama dan menyebabkan lebih banyak kerusakan daripada pneumonia biasa. Hal ini dinyatakan oleh para peneliti di Northwestern Medicine di Chicago.

Penelitian dipublikasikan secara online pada Januari 2021 di jurnal Nature.

Untuk penelitian tersebut, tim menganalisis sel kekebalan dari paru-paru pasien pneumonia akibat Covid-19. Mereka kemudian membandingkan dengan sel dari pasien pneumonia yang disebabkan oleh virus atau bakteri lain.

Jenis pneumonia biasa dengan cepat menginfeksi sebagian besar paru-paru, namun Covid-19 dimulai di banyak area kecil paru-paru. Virus corona menggunakan sel-sel kekebalan paru-paru untuk menyebar ke seluruh paru-paru selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu.

Pneumonia Covid-19 perlahan bergerak melalui paru-paru, meninggalkan jaringan paru-paru yang rusak setelahnya dan berkontribusi pada demam, tekanan darah rendah, dan kerusakan organ yang umum terjadi pada pasien Covid-19.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Pneumonia akibat Covid-19 juga mengakibatkan komplikasi yang lebih serius daripada jenis pneumonia lainnya.

"Tujuan kami adalah membuat Covid-19 menjadi ringan, bukan parah sehingga sebanding dengan flu parah," kata rekan penulis studi Dr. Scott Budinger dalam rilis berita. Scott adalah kepala kedokteran paru dan perawatan kritis di Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern Feinberg.

×
Zoomed
TERKINI
Migrain merupakan sakit kepala yang biasanya terjadi di satu sisi kepala....
info | 08:00 WIB
Faktor lingkungan juga berperan dalam memicu kanker....
info | 08:00 WIB
Sakit maag terjadi karena ketidakseimbangan asam lambung dalam tubuh....
info | 08:00 WIB
Untuk memenuhi asupan protein tak harus selalu mengandalkan telur lho....
info | 08:00 WIB
Minum air memang benar membantu menghindari penyakit ginjal. Namun.......
info | 08:00 WIB