Info

Kamu Selalu Merasa Lapar? Duh, Jangan Anggap Remeh!

Baru selesai makan masih rasa lapar?

Rendy Adrikni Sadikin | Yuliana Sere

Ilustrasi makan larut malam (pinterest)
Ilustrasi makan larut malam (pinterest)

Himedik.com - Rasa lapar memang wajar terjadi namun apabila ini dirasakan terus-menerus maka ada sesuatu di dalam tubuh yang harus dikhawatirkan.

Kamu mungkin pernah menemui orang yang seperti ini atau bisa jadi kamu salah satu yang sedang mengalami ini.

Jangan diabaikan, rasa lapar yang terjadi bahkan setelah kamu mengonsumsi makanan berat bisa mengindikasikan kamu mengalami polyphagia.

Kondisi ini juga dikenal sebagai hyperphagia. Ini adalah istilah medis untuk rasa lapar yang berlebihan atau ekstrim. Ini berbeda dengan nafsu makan yang meningkat setelah latihan atau aktivitas fisik lainnya.

Dilansir dari healthline, ada beberapa penyebab polyphagia.

1. Hipoglikemia 

Hipoglikemia adalah gula darah rendah. Meskipun paling sering terjadi pada penderita diabetes, hal ini dapat terjadi pada siapa saja. Gejala hipoglikemia, termasuk:

pusing
sakit kepala
ketidakmampuan untuk berkonsentrasi
gemetar
berkeringat

Ilustrasi makan larut malam (everydayhealth)
Ilustrasi makan larut malam (everydayhealth)

 

2. Hipertiroidisme

Hipertiroidisme adalah kondisi di mana tiroid bekerja terlalu cepat. Tiroid adalah kelenjar yang membuat hormon yang mengendalikan banyak fungsi tubuh.

Salah satu fungsi hormon tiroid adalah mengontrol metabolisme, sehingga nafsu makan dapat meningkat jika kamu memiliki terlalu banyak hormon tiroid. Gejala lain termasuk:

keringat
penurunan berat badan
gugup
rambut rontok
kesulitan tidur

3. Premenstrual syndrome (PMS)

Perubahan hormon yang terkait dengan siklus bulanan wanita dapat membuat kamu sangat lapar tepat sebelum menstruasi.

Lonjakan estrogen dan progesteron dan penurunan serotonin dapat menyebabkan keinginan yang kuat untuk karbohidrat dan lemak. Gejalanya termasuk:

lekas marah dan perubahan suasana hati
kembung
kelelahan
diare

Berita Terkait

Berita Terkini